Breaking News | MicroStrategy Mengakuisisi Bitcoin Senilai US$1,1 Miliar, Pasar Kembali Hijau
MicroStrategy Inc (MSTR), perusahaan perangkat lunak ternama yang dikenal sebagai salah satu institusi besar pendukung Bitcoin, kembali membuat langkah besar di pasar crypto. Pada Selasa (27/01), perusahaan tersebut mengumumkan telah membeli tambahan 11.000 Bitcoin (BTC) dengan total investasi mencapai US$1,1 miliar. Pembelian ini dilakukan dengan harga rata-rata sebesar US$105.191 per koin.
Langkah ini berhasil mendorong sentimen positif di pasar crypto, dengan harga Bitcoin yang kembali melonjak hingga menyentuh angka US$101 ribu, setelah sebelumnya mengalami koreksi yang sempat membuat nilainya turun ke US$97 ribu.
Kepemilikan Bitcoin MicroStrategy Mencapai Rekor Baru
Dengan pembelian terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin MicroStrategy kini mencapai 471.107 BTC. Dalam laporan resminya, perusahaan mencatat bahwa nilai total kepemilikan tersebut setara dengan US$47,8 miliar berdasarkan harga saat ini.
Michael Saylor, pendiri dan ketua eksekutif MicroStrategy, melalui akun media sosialnya di platform X (sebelumnya Twitter), mengungkapkan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya sebagai institusi pemegang Bitcoin terbesar. Ia juga mencatat bahwa keseluruhan Bitcoin yang dimiliki MicroStrategy dibeli dengan harga rata-rata sebesar US$64.511 per koin.
“Dengan total kepemilikan lebih dari 471 ribu Bitcoin, kami kini menguasai lebih dari 2% dari total pasokan Bitcoin yang hanya 21 juta koin,” tulis Michael Saylor.
Pasar Crypto Kembali Menghijau
Pengumuman akuisisi besar-besaran oleh MicroStrategy ini membawa dampak positif pada sentimen pasar crypto secara keseluruhan. Setelah mengalami tekanan harga di awal minggu, di mana Bitcoin sempat turun ke level US$97 ribu, kabar pembelian ini berhasil memicu reli harga yang membuat Bitcoin kembali menembus angka psikologis US$101 ribu.
Selain Bitcoin, altcoin utama juga menunjukkan tren kenaikan. Ethereum (ETH) naik sebesar 4,5%, Binance Coin (BNB) menguat 3,7%, dan Solana (SOL) mencatat kenaikan hingga 6,1% dalam 24 jam terakhir. Sentimen positif ini memberikan angin segar bagi pasar crypto yang sebelumnya berada dalam fase konsolidasi.
Strategi Agresif MicroStrategy dalam Ekosistem Bitcoin
MicroStrategy telah lama dikenal sebagai salah satu pendukung utama Bitcoin di dunia korporasi. Sejak pertama kali mengakuisisi Bitcoin pada tahun 2020, perusahaan ini konsisten menambah kepemilikannya. Langkah ini sering kali memicu perdebatan di antara para analis, mengingat fluktuasi harga Bitcoin yang sangat tinggi.
Namun, bagi Michael Saylor, Bitcoin dianggap sebagai aset cadangan terbaik untuk melindungi nilai perusahaan dari inflasi dan volatilitas mata uang fiat. Strategi agresif ini telah membuat MicroStrategy menjadi salah satu perusahaan publik dengan eksposur terbesar terhadap Bitcoin.
Dampak Jangka Panjang pada Pasar
Akuisisi besar-besaran ini bukan hanya memberikan dampak jangka pendek berupa reli harga, tetapi juga mempertegas posisi Bitcoin sebagai aset yang diakui di kalangan institusi besar. Kepemilikan MicroStrategy yang mencapai lebih dari 2% dari total pasokan Bitcoin menciptakan narasi baru tentang kelangkaan aset tersebut.
Dalam jangka panjang, langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap Bitcoin, sekaligus memperkuat narasi bahwa Bitcoin adalah aset lindung nilai yang relevan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Namun, beberapa analis juga mengingatkan bahwa konsentrasi kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar oleh institusi seperti MicroStrategy dapat meningkatkan risiko sentralisasi. Jika terjadi aksi jual besar-besaran oleh institusi seperti ini, dampaknya terhadap harga Bitcoin bisa sangat signifikan.
Apa Selanjutnya?
Kenaikan harga Bitcoin hingga US$101 ribu memberikan harapan baru bagi investor crypto. Namun, volatilitas pasar tetap menjadi perhatian utama, terutama dengan kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Bagi para investor ritel, langkah MicroStrategy ini bisa menjadi indikator bahwa Bitcoin masih memiliki prospek positif sebagai aset investasi jangka panjang. Meski demikian, penting untuk tetap berhati-hati dan melakukan diversifikasi portofolio untuk mengelola risiko.
Kesimpulan
MicroStrategy kembali menunjukkan komitmennya terhadap Bitcoin dengan akuisisi senilai US$1,1 miliar. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia, tetapi juga memengaruhi sentimen pasar secara signifikan. Dengan harga Bitcoin yang kembali melampaui angka US$101 ribu, pasar crypto menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah periode koreksi.
Namun, investor tetap disarankan untuk berhati-hati menghadapi dinamika pasar yang selalu berubah. Dengan kelangkaan Bitcoin yang semakin nyata, peluang pertumbuhan jangka panjang tetap terbuka, terutama bagi mereka yang memiliki strategi investasi yang bijak dan terukur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar